Sabtu, 03 Desember 2011

AKU ADALAH BAYANGAN

                                               Buah Karya : M.N. Navisha
 
Dalam bercinta ku tak harus bertanya
keheningan sendiri dalam menelusurinya
tak jarang dan bukanlah hal yang menakjubkan
ku hanyalah bayangan
bayangan yang hanya diam,
bergerak namun tanpa suara dan kata
jika dia merasa maka aku akan merasa
jika dia bahagia ku hanya memandang
dan merasakan bersamanya

bayangan seperti bayangan
tak pernah dipandang, selalu diabaikan
tak ingin tahu bayangan itu ada di  atas
bawah
samping
atau,...entahlah
namun mungkin dia tau bahwa bayangan selalu bersamanya
kapanpun
di manapun
dia menatap
dia melihat
walau hanya sekejap

bayangan tak selamanya menderita
jika dia tahu apa yang dirasa bayangan
jika dia berdampingan sejajar dengan dengan bayangan
tentu semuanya tak seperti sebelumnya
keindahan akan nampak sejenak
kebahagiaan akan menjadi kesedihan

menghargai bayangan akan menjadi perpisahan
biarlah bayangan menjadi bayangan
yang hanya selalu ada di belakang dan bersama benda tersebut

walau begitu bayangan kan selalu ada
disaat hari cerah
dan bersama benda yang menjadi miliknya

bayangan lebih disukai
dan dihargai olehnya
dibandingan benda yang memilikinya
dengan hati dan mata yang terbuka lebar

biarlah bayangan melakukan
apa yang harus dilakukan
merasakan apa yang harus dirasakan
bahagia apa yang dibahagiakan
karena aku adalah bayangan, ...








Sabtu, 12 November 2011

AKU HANYA MEMBACA


Buah Karya : Sahra’i



Saat kumenjejak di sini,
di atas sebuah kanvas yang kokoh
tampak sebuah lukisan belum selesai
namun tergambar jelas
setangkai bunga mawar
dalam sentuhan setetes embun sejuk
menjemput hening pagi, terbit

mungkin,…
ini sebuah anugerah
namun untuk yang tak ku tahu
karena,
Alloh-lah, hanya…
nuansa kebahagiaan, meski
itu tak mudah dalam titah
lepas dari keluh, menyentuh…
nurani dengan syair qur’ani
antara ketaksanggupan dan kehendak-NYA

aku hanya mencoba membaca
sekelumit bait tulisannya
walau tak lengkap tapi terjawab
isyaratnya, isyaratkan
do’a di ketinggian bintang-bintang
asa yang terbentang
Tapi terabaikankah?
untuk menjadi
lencana sebuah kemenangan

fantasikah ini?
nantilah yang akan menjawabnya

Kamis, 21 Juli 2011

Editorial Kumpulan Puisi penyair-penyair Besar Indonesia

Kiranya para pemerhati dunia satra khususnya syair dan puisi sudah tak asing lagi dengan sederetan nama penyair Indonesia seperti Chairil Anwar,Emha Ainun Najib, Mansur Samin, Supardi Djoko Damono, Taufiq Ismail, Toto Sudarto Bachtiar, dan si burung merak W.S. Rendra.

Karya-karya penyair-penyair besar di ats penuh dengan sentuhan-sentuhan hati terhadap realitas kehidupan, nilai-nilai perjuangan, pesan sosial bahkan Cinta.


Untuk sajian selengkapnya dapat anda download secara gratis di sini

Selasa, 05 Juli 2011

Bagaimana aku bisa bernafas???


                                               Buah Karya: Cahaya Malamku

Bagaimana aku bisa bernafas???
Udaranya tercemar....
Ataukah hidungku yang sakit....
Sehingga aku tak dapat menghirupnya....
Aku bisa... tapi sakit.... sungguh sakit.... menderita bila aku menghirupnya...
Lalu apa yang bisa kulakukan???
Agar aku tetap bisa bernafas...
Karena disinilah aku hidup....
Tak mungkin beranjak...

Bila raja tak lagi tahu..
Atau ratu yang hanya bisa tertawa...
Bagaimana seorang hamba bisa tersenyum...
Karena ia tak merasa memiliki....

                                                       
Sungguh ku bingung...
Aku ini harus bagaimana....
Karena kaki kananku tak mungkin bisa beranjak....
Mendapat titah untuk tetap berpijak di tanah ini...
Sedangkan kaki kiriku,,,
Menemukan gelangnya... entah cocok ataukah tidak....
Tapi kaki kiriku merasa bahagia....
Semukah???
Tertawalah ia...
Kaki kiriku lebih berbangga,,, karena setidaknya, ia lebih sering tertawa dari kaki kanan...

Lalu aku ini harus bagaimana...
Tak mungkin kusuruh kaki kiriku kembali....
Karena telah terlanjur jauh ia melangkah...
Ia akan melukai banyak hal jika beranjak....
Dan kaki kananku tetap teguh ditempatnya..

Lalu bagaimana aku bisa bernafas???
Udara dan hidungku tak menemukan formasi yang tepat...
Aku bisa mati....
Atau mungkin sudah takdirku untuk mati...
Dan hidup hanya menjadi hamba...
Tapi bisakah menjadi hamba yang membanggakan bagi tuannya..??

Sungguh.....


Tak ada peta...
Atau mungkin belum kutemukan...

Aku bahkan tak tahu arah mana yang kuinginkan...


Lalu aku harus bagaimana????

Jumat, 01 Juli 2011

SEBENING EMBUN

                                                                    Buah Karya : Sahra’i, S.Pd

Untuk sejenak yang tak ku inginkan
Biarkanlah menjadi hatiku
Yang  hening menatap sebening embun
Tujuh pahlawanku
Yang senantiasa membingkaikan doa doa
Di sementara langkah ini
Hingga tak terhitung bintang jasanya
Maka,…
Untuk sejenak yang tak ku inginkan
Ijinkanlah sebening embun itu
Memercik ke mukaku,
Hingga terbilas jiwaku

Yang tak rela dengan kenang pisah ini

Walaupun menapak di ujung,  jalan sementara

Adalah amanahmu
Wahai engkau yang slalu menuntunku membaca
Menemui sebuah makna
Benarkah ini yang terakhir ?
Jawablah !!!

Jawablah, takterkecuali engkau

Yang slalu mendekapku

Mengerti doa-doa
Ataukah engkau turut pula melambaikan tangan ?
Seperti juga para engkau, riangku
Yang senantiasa meliris bahagia
 Dengan kidung-kidung Ayah bunda
Hingga aku tersenyum dalam kasih sayang
Wahai, guruku !
Dalam sejenak yang tak kuinginkan
Maafkanlah atas semuaku
Yang tak pandai menuai kalimatmu
Dan, …
Aku hanyalah kelana debu
Hinggap, diam tak berarti
Wahai guruku !
Dalam sejenak yang tang kuinginkan
Mungkin hanya ini
Mungkin sekedar yang tak cukup
Untuk terima kasihku
Semoga, …